Karena Menulis Adalah Bagian dari Investasi

0
8

Opini – Rebon.Org, Kalau membicarakan tentang investasi, tentu yang terbayang di pikiran kita adalah uang, emas, dan surat obligasi, atau surat tanah. Sebelum membicarakan tentang investasi, kita coba ingat-ingat kembali, setidaknya bertanya pada masa lalu. Pernah megang uang Rp 155.000.000,- uang cash atau uang kertas dalam jumlah tersebut di tangan, belum? Lalu apa perasaan Anda?

Bagi yang sudah pernah mengalaminya tentu jantung akan gemetaran, tangan seperti memegang erat-erat, dan selalu waspada, tengak kanan tengok kiri. Khawatir ada orang yang membuntuti kita dari belakang. Perasaan kita selalu dirudung was-was tidak karuan. Apalagi kita lagi sendirian, saat mau menyetor uang tersebut ke bank. Wah pengalaman yang berkesan pastinya. Sudah pernah?

Iya, seperti yang saya ceritakan tadi. Bahan-bahan seperti emas, tanah, surat obligasi sudah menjadi hal umum untuk berinvestasi. Tujuannya adalah tentu saja untuk cepat dapat untung, dan bisa beli sesuatu yang lebih dari hasil investasi tersebut. Karena kalau punya uang banyak lantas didiamkan, maka rugilah kita. Karena uang yang kita akan tergerus laju inflasi dan biasanya akan terus menipis karena ada saja kebutuhan kita di sepanjang waktu.

Lantas saya bertemu dengan Adi dia dari Bukalapak Cirebon, saya berdiskusi dengan dia tentang dunia informasi dan teknologi. Menurutnya menulis adalah investasi, wah sepertinya satu pendapat juga ya. Saya juga sependapat kalau menulis memang bagian dari investasi juga.

Bagaimana bisa menulis adalah bagian dari investasi? Apa alasannya, iya memang butuh penjelasan, bagi kita yang belum tahu seberapa besar tulisan dapat mempengaruhi di dalam kehidupan kita, terutama di bidang bisnis yang tengah kita geluti.

Begini, internet untuk saat ini sudah seperti pasar bebas hambatan. Kita bisa posting barang atau jasa dagangan kita ke media sosial atau blog atau market place lainnya dengan gratis. Sementara itu orang lain atau calon pembeli akan datang dengan membaca tulisan kita di sana, dan kemudian menghubungi kita, lalu terjadilah transaksi, lalu kita pun dapat untung atau hasilnya. Mudah, cepat, dan efisien.

Lebih lanjut, semakin banyak tulisan, maka diibaratkan semakin banyak kita punya kios di pasar, tentu pembeli akan datang ke kita tanpa ada persaingan. Wah, ibarat kita memancing di kolam ikan lele sendirian, sudah pasti kita pemenangnya.

Sudah paham kan, kenapa menulis itu bagian dari investasi. Soalnya tidak ada ruginya, justru kita akan untung terus, dan jangan lupa nama kita di internet akan menjadi sebuah branding, dan sewaktu-waktu akan dijual atau difranchise-kan. Wah senangnya (kalau beruntung…hehehe).

Jangan lupa bilang makasih ya, karena sudah diberitahu, hehee..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here