Sunday, November 19, 2017
Blogger Cirebon

Berkenalan dengan Komunitas e Tuli di Kota Cirebon

Komunitas – Rebon.Org, Siang itu di hari Jumat sore (10/06/2016), saya mendapatkan pesan whatsapp dari mas Ibnu 0838231414155 katanya, ia punya Komunitas e-Tuli di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) tentang perkumpulan disabilitas tuna-rungu.

Wah langsung saja saya menghampiri komunitasnya, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon tepat di sebelah selatan Republic Cafe. Sampai di sana, saya mendapatkan pesan Wa, katanya, “Nanti usai sholat ashar saja pak.” Em kalau begitu saya juga sholat ashar dulu, mumpung di sekitar sini dekat masjid.

Lantas saya pun sholat ashar, dan ternyata usai sholat ashar tiba-tiba ada yang memanggil saya. “Mas Santosa ya?” “Oh iya, bagaimana pak?” Ini saya yang tadi kirim pesan di Wa. “Oh dari E-Tuli ya?” Dari sana, kita mengobrol sembari jalan menuju tempat base campnya “E-Tuli Cirebon”

Di sana, saya berjumpa dengan teman-teman e-tuli wilayah Cirebon, wah ternyata pak Ibnu banyak bercerita tentang mereka. Pak Ibnu sendiri warga asli desa Tegal Gubung, Kabupaten Cirebon. Pak Ibnu sudah berkelana se-Nusantara, bahkan pernah bertahun-tahun belajar bahasa e-tuli di Sulawesi melalui program dari Dewan Kemakmuran Masjid beberapa tahun silam.

Pak Ibnu bercerita tentang perjuangannya dalam memfasilitasi teman-teman disabilitas e-tuli, mulai dari mendapatkan SIM D (surat izin mengemudi) khusus disabilitas ke Polres Cirebon Kota, namun katanya belum mendapatkan respon. Dulu juga bercerita tentang undangan dari Menteri apa dia lupa, katanya mau mendapatkan alat bantu pendengaran di Jakarta, namun sampai disana harus ada KTP Jakarta, jadi kecewa karena KTP lima orang yang ke Jakarta, KTP Ciayumajakuning.

Saat saya ke sana pun, teman-teman dari e-tuli terus menyosialisasikan komunitas E-Tuli nya di pinggir Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Ia pun berharap bahwa komunitas yang baru didirikan tahun kemarin ini dapat bermanfaat bagi teman-teman e-Tuli lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Saat saya mengobrol dengan teman-teman yang lain, pak Ibnu pun menterjemahkan pesan yang saya sampaikan dalam bahasa tangan. Pak Ibnu ke saya pun menyampaikan pesan yang dikirim teman-teman e-tuli dengan bahasa langsung.

Em segitu dahulu cerita dari saya tentang Komunitas E-Tuli di Kota Cirebon. Ya semoga teman-teman e-Tuli dapat berkembang dan bermanfaat ke depannya.

About The Author

Kami adalah anggota Komunitas Blogger Cirebon, menulis, meliput, mengedukasi, dan membangun Cirebon melalui internet dan teknologi adalah misi kami untuk mewujudkan Cirebon Smart City. Bergabunglah bersama kami, follow @Rebon_Org

Leave A Response