Tiga Lokasi Rawan Kecelakaan di Wilayah Pantura Cirebon

0
27
Lokasi perempatan Lampu Merah Palimanan, Cirebon | Foto : Santosa

Citizen Journalism – Rebon.Org, Ada tiga lokasi rawan kecelakaan yang sering terjadi di Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon. Blogger Cirebon berupaya melakukan analisis di sekitar tiga lokasi tersebut. Mulai dari :

Depan Pasar Plumbon
Titik ini berada di depan Pasar Plumbon yang berada di Jalan Sejahtera. Potensi kecelakaan ini disebabkan karena penyebrang jalan baik dari kendaraan roda dua atau roda empat dan lalu-lalang penyebrang jalan yang sering kali tidak nampak dari muka jalan.

Lokasi ini juga seringkali menjadi pilihan pengguna jalan untuk memutar arah, dan bahkan trotoar jalan tengah dan pinggiran jalan jadi tempat berjalan kendaraan. Sehingga trotoar jalan jadi cepat rusak. Tingkat potensi kecelakaan cukup awas, karena lalu lalang kendaraan berada di kisaran 50KM/JAM sampai 70KM/JAM.

Lampu Merah Palimanan
Titik ini adalah perempatan lampu merah Palimanan, dekat dengan Pasar Palimanan dan Alun-alun Palimanan, Kabupaten Cirebon. Daerah ini sering mengalami rusaknya jalanan, karena dilewati kendaraan kelas berat seperti truk, kontainer, bus, dan mobil tangki. Sehingga kondisi jalan sering berlubang dan rusak.

Berpotensi berbahaya karena banyak kendaraan dari arah timur memutar arah melalui lintasan lampu merah menuju ke arah balik ke timur, sehingga harus berhati-hati terutama kendaraan dari belakang. Depan Rumah Sakit Palimanan juga sering menjadi tempat berhentinya bus, elp, dan angkot sehingga membuat lokasi sekitar lampu merah menjadi macet, dan rawan terjadi kecelakaan, terutama bus yang menyalip dari sisi kanan.

Depan Rumah Sakit Mitra Plumbon
Titik rawan kecelakaan paling berat adalah di depan Rumah Sakit Mitra Plumbon, karena lokasi ini juga berdekatan dengan SPBU dan pintu tol masuk Plumbon. Umumnya kecelakaan terjadi karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat dan timur sekitar 60KM-100KM/JAM. Sehingga umumnya banyak penyebrang jalan kaki atau penyebrang kendaraan yang mau memutar arah dari tengah jalan bertabrakan.

Kecelakaan banyak diakibatkan oleh kurangnya kehati-hatian pengendara terhadap orang yang lalu-lalang di lokasi ini. Jalan ini juga dalam radius 500 meter adalah lokasi yang sepi atau lengang, namun saat berada di sekitaran Rumah Sakit malah banyak yang lalu lalang kendaraan yang memutar dan para penyebrang jalan kaki yang menyebrang, sehingga membuat lalu-lintas sering kacau di lokasi.

Lokasi depan Rumah Sakit Mitra Plumbon adalah lokasi paling rawan kecelakaan karena dari arah timur dan barat kondisi kendaraan dalam posisi yang cepat, sehingga jika lengah sedikit akan membuat potensi kecelakaan semakin tinggi.

Ketiga lokasi tersebut dibilang paling rawan karena mengandung 5 unsur, yakni :

  1. kecepatan kendaraan saat berada di lokasi 
  2. lalu lalang penyebrang jalan
  3. kondisi jalan yang rusak
  4. minim rambu-rambu lalu-lintas (petunjuk)
  5. kesadaran untuk budaya tertib dalam berlalu-lintas
Bagi Anda yang ingin melewati jalur tersebut, sebaiknya Anda ingat-ingat dan terus waspada, karena kecelakaan bisa terjadi dimana saja. Hal yang perlu kita lakukan adalah dengan terus berhati-hati dan terus membudayakan budaya tertib dalam berlalu-lintas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here